Lepaslah

dan katanya setiap bait menghasilkan memori yang indah, dan katanya setiap larik menghasilkan emosi yang kuat, dan katanya setiap puisi menghasilkan sesuatu yang abadi.

Deras angin membasahi bumi
Gelap, kelam, menghiasi langit
Dingin yang menusuk jantung
Kini hujan bukan sekadar memori

Biarlah tetes-tetes air menari sepi
Begitu juga dengan kenangan pahit ini
Segalanya terasa perih menyayat
Dingin masih menusuk-nusuk

Bisakah hujan menyepi
Bersama dengan segala perih
Melepaskan segala kenangan yang hinggap
Lalu menghilanglah seperi debu-debu
di tengahnya deras angin yang masih membasahi bumi

-Sektor 7, Desember 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s