Pahami Liberal Arts, Dapatkan Inspirasinya

“Berikan yang kamu punya. Bagi seseorang, bisa jadi itu berguna baginya melebihi dugaanmu.” -Henry Wodsworth Longfellow (Show Your Work by Austin Kleon)

It’s been a while sejak terakhir saya menuliskan sebuah puisi di bulan Maret. Tidak terasa sudah di penghujung akhir tahun dan kini saya menyempatkan untuk menulis kewajiban yang saya dapatkan. Jangan tanya mengapa saya baru muncul lagi dengan tulisan bukan fiksi, bukan review novel atau film, dan hanya berisi artikel. Jangan khawatir, saya rasa topik artikel ini akan sangat menarik dan membantu proses kalian untuk mencari-cari ide dan inspirasi (begitulah yang mungkin terjadi).

Kali ini saya ingin berbagi mengenai Liberal Arts. Rasanya banyak dari masyarakat kita atau bahkan pelajar-pelajar Indonesia yang tak mengetahui liberal arts ini. Begitu pula saya pada awalnya, saya bertanya apa ini, seni kebebasan kah? Seni yang liberal kah? Ya, saya pikir liberal arts ini adalah sebuah seni. Kalau kalian berpikir hal yang sama, kalian salah besar. Lalu apa sih Liberal Arts ini?

Liberal arts ini semacam konsep pelajaran studi, iya pelajaran. Jadi dahulu kala di Eropa liberal arts ini menjadi cabang ilmu yang dipelajari di sekolah. Dulu yang namanya belajar itu sudah merupakan keharusan untuk bisa bebas dari budak. Maka dari itu liberal arts ini salah satu caranya untuk mempelajari ilmu dan juga dianggap penting saat itu. Apa sih yang membedakan dari pelajaran atau ilmu yang lain?

Liberal arts ini mencakup semua ilmu yang ada dan kita hanya mempelajari dasar-dasarnya. Dulu mereka membaginya dalam tujuh bidang, antara lain ada tata bahasa (grammar), logika, retorika, geometri, aritmetika, musik, dan astronomi. Melihat tujuh bidang ini di jaman dahulu memang pantas menjadi ilmu-ilmu yang perlu dipelajari. Kini mungkin saja kita tidak membatasinya dengan tujuh bidang ini, kita tahu ilmu pengetahuan kita sekarang dapat berkembang seiring jalan dan mungkin ada ilmu-ilmu baru lainnya. Liberal arts kini tak mengenal batasan, kita bahkan bisa dengan bebas memilih untuk mempelajari yang mana saja.

Saya pribadi mengartikan liberal arts ini sebagai wadah dari ilmu-ilmu. Kita bisa memasukinya dengan ilmu-ilmu yang kita inginkan dan mempelajari dasar-dasarnya. Kemudian kita bisa saja menghubungkan dengan ilmu yang kita dalami atau profesi kita.

Nah lalu apa sih manfaatnya?

Menurut saya setelah memahami dan sedikit belajar tentang liberal arts ini yang saya dapatkan adalah wawasan yang lebih dari sekadar dasar. Bahkan saya ingin lebih mengetahui dari apa yang dipelajari. Kenapa? Pertama, saya mendapatkan beberapa inspirasi di dalamnya. Entah kenapa ada saja ide yang muncul beberapa bulan ini, saya rasa karena liberal arts ini membantunya. Kedua, kalian mungkin jadi tertarik di berbagai hal setelah memahami dan belajar tentang liberal arts.

Intinya sih, kalian dapat wawasan luas saat belajar liberal arts ini. Memahami apa yang kita gak tahu selama ini. Mungkin juga kita akan lebih peka terhadap isu-isu yang ada di masyarakat.

Sebagai penulis saya tahu dan paham akan mengetahui banyak macam hal, wawasan penulis harus luas. Liberal arts ini adalah salah satu cara untuk membentuk wawasan yang luas tersebut dan mengetahui banyak macam hal. Sebagai penulis mungkin kita perlu yang namanya riset untuk menulis artikel, buku, atau novel, liberal arts ini mungkin dapat cukup membantu untuk mendapatkan sebuah ide atau inspirasi. Seperti yang saya terangkan, kalau kalian dapat memanfaatkan wawasan yang kalian dapat saat atau setelah mempelajari liberal arts ini, ide itu tinggal kalian pilih. Saya yakin dengan hal itu, wawasan yang luas adalah sumber inspirasi.

Saya selalu percaya bahwa kita itu diharuskan memahami banyak ilmu. Saya bahkan dulu pernah bertanya mengapa harus mendalami satu ilmu bila kita bisa memahami banyak ilmu walau hanya sebatas dasarnya? Melalui liberal arts ini kalian diwadahi untuk itu. Di Indonesia sendiri sudah sedikit mulai mengarah ke arah sana, beberapa universitas sudah memakai konsep liberal arts ini. Saya juga pernah baca salah satu siswa yang sharing pengalamannya saat belajar di salah satu universitas liberal arts luar negeri, kalian bisa search di google.

Terakhir dari saya “Janganlah terpaku pada satu hal bidang, luaskan wawasanmu!”