Pagi, Agustus

Source Pict: Google

Apa benar malam itu sendu?

Tak ada yang tahu hati seorang perindu

Apalah hidup bila hanya menyesali

Berharap sakit tertusuk duri

Tak peduli hidup hanya sekali

Ingatkah engkau pada kelabu

Mengapa tak kau ingat tentang langit biru

Lalu mengapa engkau bersedih

Hanya karena seorang kekasih

Tak lihatkah engkau pada seseorang

Yang mungkin tulus sayang

Apa engkau masih dibutakan olehnya?

Bila begitu aku hanya dapat berdiri

Menatap birunya langit

Berharap suatu hari nanti

Aku menemukan pengganti

Atau masih terus menanti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s