[Review] Love Command (Seri Pertama)

love commandJudul: Love Command, The First Fall (Seri Pertama)

Penulis: Janice Nathania

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Tebal: 272 halaman

Tahun Terbit: 2013

Cetakan: Pertama

Genre: Teenlit

Nostalgia. Satu kata yang dapat saya berikan ketika membaca kembali cerita Love Command ini. Cerita Shilla yang “terdampar” di kediaman keluarga Luzardi dan menjadi seorang pembantu. Wasiat Ibunya membuat dirinya tak tahu harus melakukan apa di kediaman Luzardi tersebut. Hingga akhirnya ia berniat berada di dalam kediaman Luzardi saat menyadari lambang keluarga Luzardi sama dengan bros yang diberi Ayi, seseorang yang menolongnya di masa lalu. Ayi berada di keluarga Luzardi. Shilla tak tahu di mana atau siapa Ayi di dalam keluarga Luzardi. Ryo yang menyebalkan kah atau Arya yang baik hati. Dari situlah cerita dimulai, kehidupan Shilla yang menjadi pembantu di keluarga Luzardi dan mencari-cari Ayi yang sebenarnya.

Ya, seperti yang saya katakan di atas, saya bernostalgia. Saya membaca kembali cerita bersambung Janice dalam bentuk buku (Novel). Love Command ini salah satu dari beberapa fanfiction yang menggerakkan saya untuk menulis. Melihat sudah menjadi sebuah novel tersendiri membuat saya iri sekaligus bangga.  Saya dibuat terkejut karena ternyata novel yang saya baca ini belum tamat dan baru saya ketahui Love Command ini dibuat trilogi.

Setelah saya membaca ulang Love Command ini saya beranggapan bahwa cerita ini seperti drama-drama Korea. Yang dimaksud di sini adalah alur dan tokoh yang saya lihat mirip dengan standar cerita-cerita di drama Korea. Mungkin penulis memang terinspirasi atau sering menonton drama-drama Korea. Tak ada yang salah dari itu semua, saya melihat karya ini fresh di genre teenlit.

Dari situlah faktor mengapa beberapa adegan banyak yang tidak logis di masyarakat Indonesia. Kediaman Luzardi yang megah dan dapat clear-in Dufan hanya dengan menelepon pengurus/pemilik Dufan. Kedua contoh itu mungkin masuk akal di drama Korea, tapi tidak di masyarakat Indonesia. Saya juga menemukan adegan Ryo yang notabenya keluarga Luzardi kaya raya itu masih mendownload lagu gratis di internet. Kalau saya jadi Ryo saya langsung membeli album atau lagunya di i-tunes.

Walau begitu cerita ini mengundang rasa penasaran yang ingin tetap membalikkan lembar per lembar halamannya. Seperti saya menonton drama Korea yang penasaran bagaimana ending dari para tokoh-tokohnya. Mungkin saya bisa bilang novel ini bergenre teenlit rasa drama Korea. Di seri pertama ini kalian belum akan menemukan jawaban siapakah Ayi tersebut? Ini yang menurut saya pintar karena membuat saya ingin membeli seri keduanya. Walau saya menunggu seri ketiganya karena saya lupa dan tidak membaca part akhir cerbung fanfiction tersebut.

Harapan saya semoga para penulis fanfiction favorit saya mengikuti jejak Janice. Begitu pula dengan saya yang dapat melihat novel saya tersusun di rak toko buku nantinya. Love Command ini recommended untuk bacaan ringan anda para pembaca. I give 3 stars for this book.

Advertisements

3 thoughts on “[Review] Love Command (Seri Pertama)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s