Senja yang Tak Teraih

Bagaikan senja yang meluapkan keindahan yang dipancarkan sang surya

Membias biru laut menjadi sewarna dengan senja

Hangat sinarnya yang menyentuh permukaan tanah menjalar ke tubuh

Burung-burung yang pulang menjadi penghias unsur senja

Mungkin itu seperti dirimu

Keindahan yang dipancarkan dari kedua bola mata hitam

Membiaskan gerakan mata untuk menatapnya

Hangat aura kesempurnaannya menjalar hingga ke sendi-sendi tubuh

Rambutnya yang tergurai menghias kesempurnaan tersebut

Mungkin dirinya seperti senja

Mungkin juga tak hanya sekedar itu

Dirimu sebuah kesempurnaan yang tak teraih

Atau mungkin belum teraih

Tapi siapa aku?

Apa aku pantas bersanding dengan senja?

Aku hanya menjadi semut kecil yang tak mungkin bersanding dengan senja

Selalu seperti pengecut bila surya bersinar, semut hanya mencari tempat yang sejuk

Mencari aman apabila dirinya tak kuat bersanding dengan senja

Bahkan senja tak ingin tahu dengan semut tersebut

Tapi ada beberapa semut yang ingin menikmati senja dari kejauhan

Dan mungkin itu aku…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s