Bertuan

Aku bingung, dinding ini tak berdiri

Seraya tak menyambut suara angin menerjangnya

Kau tak hanya sebuah mimpi

Yang tak ingin kuingat kehadirannya

 

Hanya langit yang tak bertiang

Melawan gravitasi yang tak kunjung hilang

Entah masih adakah engkau yang ku kenang

Kini hanya pertanyaan kapan kita dapat seiring

 

Rindu mungkin, apa darah ini memanggilnya

Waktu yang tak berdetik, mungkin mereka istirahat

Kini semua terasa sama saja

Engkau masih tetap seperti mimpi-mimpi yang kasat

 

Demi sebuah mawar yang tak diinginkan

Demi senja yang memudar hilang

Aku hanya ingin bilang

Aku masih berharap akan puteri yang bertuan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s