Untitled

Sekian lama ku mengendapkannya, sekian lama ku ingin mengungkapkannya. Tapi sayang, aku ini terlalu takut untuk itu. Terlalu pengecut untuk semua yang telah kupendam sekian lamanya.

Bahkan untuk menghilangkannya, aku tak berani bila semua itu menghilang. Masih jelas bila ku masih merasakannya. Merasakan sesuatu yang kata orang hal yang sangat luar biasa.

Mungkin itu untuk mereka, bukan untukku. Untuk orang yang terlalu pengecut untuk mengatakan apa yang kurasa, apa yang tak kuasa untuk hanya sekedar bermimpi.

Bertemu saja mungkin sudah menjadi suatu yang sangat indah bagiku, sekedar untuk dapat melihat senyum yang terurai indah itu. Tetapi sekali lagi, aku terlalu pengecut untuk sekedar menemuinya.

Tapi lihatlah, ada yang menjaganya. Terasa lega tapi terpikir mengapa bukan aku yang menjaganya?

Mungkinkah masih ada kesempatan untuk menjaganya, terlebih karena aku masih tak bisa melupakannya. Aku seperti berada di perangkapnya, tak bisa keluar untuk melupakannya.

Ya, aku tak bisa keluar dari itu untuk melupakannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s