[Puisi Malam] 20-21 Mei 2012

Ketika semua tak sama lagi, kita tak lagi bersanding. Semua telah pergi, termasuk yang tersayang.

Dalam api tak terbakar, membawa sendu yang hilang. Ini bukan sebuah akhir, tapi awal yang kembali datang.

Tertelan waktu yang tak berputar. Hanya dirimu yang terakhir.

Walau hanya dingin yang menyerang, tak perlu kau resah. Salahkah cinta datang, walau sakit itu bila kita terjatuh.

Tak ada mawar yang mengering, sejenak durinya menusuk. Cinta ini tak akan hilang, walau patahnya itu sesak.

Ketika pagi menjelang, tak ada lagi keyakinan hati. Bila cinta itu datang, bisakah tak ada hati yang lain lagi.

Semua semesta melihat, keanehan sebuah waktu. Walau hati ini tersesat, aku tak akan berhenti mencintaimu.

source: @exewriyan #puisimalam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s