18th Day: Sekali Saja, Hingga Waktunya Tiba.

Bagaimana hidup dengan cara seperti ini. Hidup di antara orang-orang yang senantiasa memberikan cinta pada setiap pasangannya.

Sedangkan ku sendiri.

Bagaimana cara bertahan di dalam keadaan seperti ini. Dimana orang-orang ini selalu memberikan perhatian pada pasangannya masing-masing.

Sedangkan ku tak ada yang menemani.

Bagaimana cara dapat melihat disaat kenyataan ini menyakitkan. Dimana ku melihat orang-orang ini saling bergandengan tangan.

Sedangkan ku tak punya pegangan.

Iri, ku melihat mereka berpasangan,

Iri, ku melihat mereka saling melengkapi,

Iri, ku melihat mereka menautkan takdir di tangan mereka.

Tuhan, sekali saja ku iri kepada mereka hingga seseorang datang padaku untuk saling melengkapi dan menautkan takdir kita. Dan saat itu pun aku ikhlas melihat mereka-mereka bahagia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s