Malam

Wahai engkau, sang bulan! Mengapa kau bersinar indah untuk malam? Bukan untukku yang sedang gelap gulita ini…

Wahai engkau sang bintang! Mengapa kau berkelap indah untuk langit malam? Aku butuh setitik cahayamu di hatiku…

Wahai engkau sang angin malam! Bisakah engkau berhenti berhembus. Dinginmu membuat hati ini tambah sakit…

Wahai engkau sang jangkring! Mengapa dirimu tidak memainkan melodi malam? Hatiku ini butuh dihibur…

Wahai engkau sang kabut! Malam ini bisa kau menyelimuti diriku ini? Membutakanku untuk sementara waktu…

Malam, hanya padamu aku bercerita tentang perasaan yang tak perlu diungkapkan. Karena engkau yang menemaniku kali ini. Terima kasih, malam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s